Dalam proyek kolaborasi ini, saya berperan sebagai penata musik sekaligus menjadi pelatih menyanyi
serta menjadi aktor. Sebagai penata musik, saya bertugas untuk menyiapkan beberapa lagu iringan untuk adegan-adegan yang akan ditampilkan. Selain itu, saya bertugas untuk mengaransemen lagu-lagu yang akan digunakan untuk dinyanyikan serta saya juga harus melatih beberapa teman saya yang juga akan menyanyikan lagu tersebut. Lagu iringan yang digunakan harus saya pastikan agar membawa dan menampilkan suasana yang sesuai dengan adegan yang ditampilkan. Dalam mengaransemen lagu yang akan digunakan untuk ditampilkan, saya menambahkan suara alat musik gamelan sebagai pengiring musik sehingga terdapat unsur kebudayaan Indonesia dalam lagu. Di samping itu, saya juga memotong beberapa bagian dari lagu aslinya sehingga penampilan kami dapat mencapai waktu yang ditargetkan.
Sebagai aktor, saya berperan menjadi anak seminari yang akan mencari mayat dari Romo Sandjaja setelah proses penculikan dan pembunuhannya. Selagi menjadi aktor, saya juga akan menyanyikan lagu-lagu yang telah saya aransemen beserta dengan gerakannya. Agar dapat mendalami dan memerankan peran saya sebagai anak seminari, saya telah mengikuti banyak sekali proses latihan bersama teman-teman, mulai dari latihan pertama bersama sie acara, latihan mandiri di sekolah (bangsa, v-hall, dan francis), latihan mandiri di marvel vision studion, hingga latihan gladi kotor serta gladi bersih di sekolah.



Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.